Quote Hari Puisi
Buah Pikiran, Bunga Ucapan
Sepak bola adalah permainan sederhana; 22 orang mengejar bola selama 90 menit dan pada akhirnya, Jerman menang. ~ Gary Lineker
Gary Lineker
Topics:
Jerman
,
Kemenangan
,
Sepakbola
Share via:
Sepak bola dimainkan dengan kepala Anda. Kakimu hanyalah alatnya. ~ Andrea Pirlo
Andrea Pirlo
Topics:
Pikiran
,
Sepakbola
,
Taktik
Share via:
Saya pernah menangis karena saya tidak punya sepatu untuk bermain sepak bola, tetapi suatu hari, saya bertemu dengan seorang pria yang tidak memiliki kaki. ~ Zinedine Zidane
Zinedine Zidane
Topics:
Kemiskinan
,
Sepakbola
,
Syukur
Share via:
Menganggap novel populer sebagai langkah ke “novel sastera” adalah meremehkan penulis novel populer. Karena, adakah jaminan bahwa penulis “novel sastera” sudah lulus sebagai penulis novel populer? ~ Bakri Siregar.
Bakri Siregar
Topics:
Novel Populer
,
Novel Sastra
,
Sastra
Share via:
Asal bahasa Indonesia ialah bahasa Melayu, dan dasar bahasa Indonesia ialah bahasa Melayu, yang disesuaikan dengan pertumbuhannya dalam masyarakat sekarang ini. ~ Nur St. Iskandar
Nur St. Iskandar
Topics:
Bahasa
,
Bahasa Indonesia
,
Bahasa Melayu
Share via:
Makin keras dan pesat gerak kebangsaan kita, makin giat-keras pula pemuda-pemudi kita mempergunakan dan menguar-uarkan bahasa Indonesia jadi bahasa persatuan. Dengan prosa dan puisi! ~ Nur St. Iskandar
Nur St. Iskandar
Topics:
Bahasa
,
Perjuangan
,
Sastra
Share via:
Suatu negeri belum bisa disebut merdeka penuh jika politik dan ekonominya masih bergantung, dan jika feodalisme masih merasuk ke dalam tubuh masyarakat. ~ Mahbub Djunaidi.
Mahbub Djunaidi
Topics:
feodalisme
,
kemerdekaan
,
Politik
Share via:
Umat Islam diharapkan restu dan doanya pada pembikinan pabrik, maka begitu pabrik rampung, jadilah ia bukan direktur melainkan jadi satpam seperti kata Abdurrahman Wahid. ~ Mahbub Djunaidi.
Mahbub Djunaidi
Topics:
Negara
,
partisipasi
,
Umat Islam
Share via:
Bukankah pada tahun 70-an pernah terdengar pula guyon bahwa umat Islam itu ibarat ayam potong yang di saat orang senang ada pesta ia digoreng, di saat ada kesedihan kesripahan pun ia dipotong orang. ~ Mahbub Djunaidi.
Mahbub Djunaidi
Topics:
Keislaman
,
Politik
,
Umat
Share via:
Rasa kecewa adalah pertanda seorang intelektual, karena hanya orang dungu, yang tak peduli kopi susu atau air comberan. ~ Mahbub Djunaidi.
Mahbub Djunaidi
Topics:
intelektualitas
,
Kebodohan
,
Sikap
Share via:
Aku pengin meledak sekaligus jadi peluru, mencari jidatmu mengarah mampusmu, akan kulihat nyawamu yang terbang, dan kukejar-kejar dengan nyawaku sendiri. ~ Wiji Thukul
Wiji Thukul
Topics:
Keberanian
,
Kemarahan
,
Perlawanan
Share via:
Aku ditahan bukan di penjara, aku disel bukan di bui, sebab kehidupan sehari-hari, adalah penjara nyata rakyat negeri ini. ~ Wiji Thukul
Wiji Thukul
Topics:
Kekuasaan
,
Negara
,
penjara
Share via:
Ingatan rakyat serupa bangunan candi, kekejaman penguasa tiap zaman terbaca di setiap sudut dan sisi. ~ Wiji Thukul
Wiji Thukul
Topics:
Kekejaman
,
Kekuasaan
,
Negara
Share via:
Kawan sejati adalah kawan yang masih berani tertawa bersama walau dalam kepungan bahaya. ~ Wiji Thukul
Wiji Thukul
Topics:
Bahaya
,
Pertemanan
,
Tertawa
Share via:
Dalam kontes kecantikan, seperti juga kontes politik, pemenang tidak ditentukan oleh seberapa hebat dia bisa menjelek-jelekkan pesaingnya, itu yang kurang disadari oleh para buzzer politik di Indonesia. ~ Hasan Aspahani
Hasan Aspahani
Topics:
Buzzer
,
Kontestasi
,
Politik
Share via:
Paginasi pos
← Previous
1
…
14
15
16
17
18
19
20
…
27
Next →